Pages

Selasa, 14 Mei 2013

Bahasa Spanyol: Si Latin yang Terarabisasi

http://sd.keepcalm-o-matic.co.uk/i/mantener-la-calma-y-aprender-espa%C3%B1ol-3.png
www.keepcalm-o-matic.co.uk
Sebuah situs dibuka di komputer. Tepatnya situs PBB atau United Nations. Di dalam situs ada halaman sambutan selamat datang dari enam bahasa yang terpampang. Enam bahasa itu, termasuk juga bahasa Inggris, terpampang mendatar dari bahasa Arab hingga bahasa Spanyol. Lima bahasa pertama, tentu saja tak banyak orang mempertanyakan dikarenakan bahasa-bahasa itu, termasuk bahasa Inggris di dalamnya, merupakan bahasa yang sering dituturkan, baik oleh penutur asli maupun asing. Apalagi jika melihat dari luas wilayah. Namun, bahasa Spanyol?

Sebelum menjawab pertanyaan itu, ada baiknya terlebih dahulu kita mengetahui apa itu bahasa Spanyol. Bahasa Spanyol atau español merupakan bahasa yang dituturkan di Spanyol dan beberapa wilayah di luar Spanyol yang menggunakan bahasa Spanyol sebagai bahasa ibu. Spanyol merupakan salah satu bahasa yang berasal dari rumpun bahasa Latin/Roman. Ini dikarenakan kedekatan bahasa itu, baik dari morfologi, fonologi, sintaksis, dan tata bahasa dengan bahasa Prancis, Italia, Rumania, dan Portugal. Bahasa ini sering disebut juga Kastillian, bahasa dari Kastilia yang memang merupakan asal bahasa Spanyol yang kemudian berinteraksi dengan bahasa-bahasa di luar wilayah itu seperti Baskiyah, Katalan, Latin, Prancis, Italia, Inggris, dan juga Arab membentuk kosakata-kosakata dalam bahasa Spanyol modern. Jadi, boleh dibilang Spanyol merupakan perpaduan bahasa-bahasa yang hidup dan menyebar di Semenanjung Iberia.

Menurut Ethnologue dan Nationalencyklopedin, Spanyol merupakan bahasa dengan penutur asli kedua terbanyak setelah Mandarin dan penutur asing ketiga terbanyak setelah Inggris dan Mandarin. Total ada 406 juta orang menggunakannya sebagai bahasa pertama, 60 juta sebagai kedua, dan sisanya 20 juta sebagai bahasa asing. Penutur terbanyak bahasa ini kebanyakan datang dari wilayah Amerika Latin, yang mayoritas menggunakan Spanyol bahasa resmi dan pergaulan sehari-hari. Meksiko bisa dibilang merupakan negara Amerika Latin yang paling banyak penutur Spanyolnya (98,5%). Disusul Amerika Serikat dengan 16,4 %. Mengenai Amerika Serikat, yang mayoritas bahasanya adalah bahasa Inggris, Spanyol di "negeri Paman Sam" menjadi bahasa penutur kedua terbanyak. Di beberapa negara bagian di AS seperti Florida dan New Mexico, mayoritas penduduknya menggunakan bahasa Spanyol dikarenakan asal-usul penduduknya yang berdarah Amerika Latin. Selain itu, Spanyol mempunyai sejarah yang cukup panjang di AS dengan mendirikan beberapa koloni di beberapa wilayah AS sebelum AS dikuasai Inggris.

Tersebarnya bahasa Spanyol keluar dari negara itu tak lain karena ekspansi negara tersebut pada masa-masa pencarian dunia baru untuk mencari rempah-rempah. Selain benua Amerika, bahasa Spanyol juga merambah ke Guinea Ekuatorial, Sahrawi, dan Sahara Barat di Afrika. Bahkan, oleh Uni Afrika, bahasa conquistadores itu dimasukkan juga ke dalam salah satu bahasa resmi organisasi internal Afrika tersebut seperti halnya dijadikan sebagai salah satu bahasa resmi di Uni Eropa dan PBB. Kemudian ke Filipina di Asia, yang menjadi satu-satunya negara Asia berpenutur Spanyol. Maka, tak salah jika istilah Latin Asia merujuk pada negara kepulauan di Samudera Pasifik itu.

Karena itu, PBB sebagai badan dunia di segala bidang, memasukkan Spanyol sebagai salah satu bahasa resminya. Hal ini juga mengingat pentingnya negara-negara penutur bahasa Spanyol, terutama di Amerika Latin/Selatan dalam percaturan dunia internasional. Bahkan, saking pentingnya juga, sampai-sampai Brasil, satu-satunya negara Amerika Latin yang berbahasa Portugis, pun mewajibkan pelajaran bahasa Spanyol dalam kurikulum mengingat tetangga-tetangga negara tersebut yang kebanyakan berbahasa Spanyol. Di perbatasan Brasil dengan negara-negara tetangganya itu sering terjadi interaksi dengan menggunakan bahasa campuran yang disebut Portuñol.

Spanyol memang termasuk ke dalam rumpun bahasa Latin, dan karenanya pengaruh bahasa Latin bisa dibilang dominan dalam setiap kosakata bahasa itu. Meskipun begitu, bahasa Spanyol tidak bisa lepas dari pengaruh bahasa Arab. Keberadaan salah satu bahasa semitik ke dalam kosakata bahasa Spanyol dikarenakan sejarah Spanyol yang pernah dikuasai muslim selama delapan abad. Kekuasaan muslim yang berpusat di Spanyol Selatan atau Andalusia itu memang mempunyai pengaruh yang cukup besar di segala bidang termasuk bahasa. Dalam masa penguasaan muslim itu hampir semua masyarakatnya, baik Islam, Kristen, dan Yahudi menggunakan bahasa dan berbudaya Arab. Untuk masyarakat non-muslim tetapi kearab-araban biasanya disebut dengan Mozarabs. Masyarakat ini bertutur dalam bahasa Spanyol tetapi bercampur dengan bahasa Arab. Kaum Mozarabslah yang berperan penting membawa kosakata campuran itu ke Kastilia ketika Andalusia berhasil seluruhnya ditaklukkan ulang oleh Ferdinand dari Aragon yang beristrikan Isabela dari Kastilia. Bahasa Arab dikatakan mempunyai pengaruh yang cukup besar dalam kosakata bahasa Spanyol modern. Menurut Real Academica Española, badan yang melakukan regulasi atas bahasa Spanyol, ada 1.200 kosakata bahasa Arab yang terserap dalam bahasa itu. Kosakata-kosakata itu, kebanyakan sudah mengikuti lidah Spanyol dan ditemukan pada hampir semua bidang. Bahkan nama beberapa kota di Andalusia berasal dari bahasa Arab. Contoh loco yang berarti gila diambil bahasa Arab lawqa dan Almeria, salah satu kota di Andalusia yang berasal dari al-meraya atau menara penjaga.

Bahasa Spanyol bisa dibilang sebuah bahasa yang secara argumentatif bisa menggantikan bahasa Prancis sebagai bahasa kedua yang paling banyak dipelajari dan digunakan dalam komunikasi internasional setelah bahasa Inggris. Namun yang unik, inilah satu-satunya bahasa rumpun Latin yang sangat dipengaruhi bahasa Arab.


 

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Statistik

Terjemahan

Pictures of Aurora Borealis

Wikipedia

Hasil penelusuran

Jam Digital